GEOREFERENSING SEDERHANA

Georeferensing adalah proses memberikan referensi spatial pada objek tertentu seperti raster ataupun image yang belum memiliki acuan system koordinat, georeferensing merupakan tahap awal dalam membuat peta dengan menggunakan computer, dalam melakukan proses georeferensing secara sederhana, software yg dibutuhkan yaitu, google earth dan global mapper 11.
Berikut tutorialnya.

1.TAHAP MEMPEROLEH IMAGE DARI GOOGLE EARTH
  • Pertama buka software google earthnya. 
  • Kemudian masuk menu tools dan pilih option
  • Setelah itu untuk show lat/long, pilih universal tranverse mecrator (UTM) dan show elevationnya centang meters, kilometers. Tujuannya adalah kita mengatur system koordinat UTM yang akan digunakan pada google earth tersebut, kemudian untuk ketinggiannya menggunakan satuan meter/kilometers, bukan EYE

  • Kemudian buka daerah tertentu/wilayah tgertentu yg akan diambil citranya. Disini saya meilih kawasan UNIVERSITAS MUHAMMDYAH MATARAM
  • Setelah disesuaikan, pilih menu file, kemudian klik save dan pilih save as image. Tujuannya kita akan menyimpan gambar yg diperoleh dari google erath.
  • Kemudian simpan imagenya dalam bentuk format JPEG.

  • Sampai disini tahap memperoleh image dari google earth suah selesai, dan jangan dikeluarkan terlebih dahulu google earthnya.

NEXT 
2.TAHAP MEMBERIKAN POINT UNTUK MEMPEROLEH REFERENSI SPATIAL
  • Buka software google mapper 11 
  • Pilih open your data own files, kemudian pilih gambar yg disimpan tadi, klik open dan pilih yes

  • Setelah windows image rectifier muncul kemudian akan muncul 2 gambar, yaitu entire image dan zommed view.
  • Sebelum memberikan point, terlebih dahulu kita akan melakukan option coordinatnya dengan memiilih select projection.
  • Disini untuk projectionnya saya memilih UTM, kemudian untuk zone nya adalah -50 (114 E-120 E- southem hemisphere), dan planar unit nya pilih metters. saya memilih zone ini karena image yg saya ambil adalah berada dikawasan indonesia dibagian NTB yg termasuk zone 50 (114 E-120 E- southem hemisphere).

  • Kemudian, klik sekali di layer image entire, agar dilayar zommed view terfocus objek yg kita select, 
  • Klik sekali di layer zommed view agar muncul point/titik yg berwarna merah. tips memberi point yg benar adalah dengan memilih sudut2 objek yg akan diberi point. Misalnya saya memilih sudut2 bangunan yg mudah ditandai.


  • Kemudian untuk memasukan nilai X dan Y, masuk di google earth
  • Kemudian cari objek yg sama sesuai dengan gambar di global mapper tadi, dan perbesar
  • Temptkan kursor berbentuk tangan di google earth, sesuai dengan posisi point yg ditndai diglobal mapper tadi, dan jangan digerakan kursornya. 


  • Kemudian catat nilai X pada angka pertama dan nilai Y pada angka kedua pada google earth


  • Dan masukan nilai X dan Y ke kolom yg tersedia di global mapper 11
  • Setelah dimasukan, klik add point to list.


  • Setelah list 1 selesai, masukan list berikutnnya, dengan cara yang sama, dan menandai pada objek yg berebeda pada gamabar tersebut. lakukan proses tadi minimal sampai list 10.
  • Setelah mencapai list 10/lebih, klik apply dan pilih lagi OK.
  • Maka secara otomatis. Image tersebut sudah tergeoreferensi. 


  • Jangan lupa disimpan dan dieksport imagenya dalam bentuk TIF, agar dapat digunakan di arcmap 10. Caranya dengan klik file pilih ekspor raster and elevation data, kemudian pilih EKSPORT GEOTIFF. Kemudian simpan.


selamat anda telah berhasil melalakukan georeferensing... :)
jangan lupa baca postingan lainnnya

sekian n trimakasih,,, :) :D

Komentar