HIPERTENSI




Tekanan darah tinggi atau banyak orang menyebutnya sebagai hipertensi merupakan suatu keadaan tubuh dari tekanan darah yang meningkat akibat dari adanya peningkatan tekanan darah secara kornis (dalam jangka waktu yang cukup lama).

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), penyakit tekanan darah tinggi merupakan peningkatan tekanan darah sistolik lebih besar atau sama dengan 160 mmHg dan atau tekanan diastolic sama atau lebih besar 95 mmHg.

Tekanan darah yang selalu meningkat atau tinggi menjadi salah satu dari timbulnya faktor risiko pada suatu penyakit seperti stroke, serangan jantung, gagal jantung dan aneurisma arterial dan merupakan penyebab utama dari gagal jantung kronis.

Hipertensi ringan atau sedang umumnya tidak meimbulkan gejala yang berarti bahkan tak terlihat sekalipun. Gejala hipertensi akan timbul dan terlihat apabila tekanan darah tinggi dirasakan semakin berat atau pada suatu keadaan yang krisis dari tekanan darah itu sendiri. Adapun gejala yang sering dirasakan apabila hipertensi  sudah mencapai level berat.
  •  Sakit kepala 
  • Sering merasa pusing yang terkadang dirasakn sangat berat 
  • Nyeri perut 
  • Muntah 
  • Gelisah 
  • Berat badan turun 
  • Keluar keringat secara berlebihan

Hipertensi dapat disebabkan oleh beberapa factor antara lain:
 
  • Usia.semakin bertambah usia seseorang maka  Resiko tekanan darah tinggi meningkat.
  • Latar belakang keluarga 
  • Kelebihan berat badan atau obesitas. 
  • Tidak aktif secara fisik. Denyut jantung orang-orang yang tidak aktif cenderung lebih tinggi. Sehingga semakin keras jantung Anda harus bekerja dengan setiap kontraksi dan semakin kuat gaya pada arteri Anda. Kekurangan aktivitas fisik juga meningkatkan risiko kelebihan berat badan. 
  • Merokok dan banyak mengkonsumsi alkohol 
  • Terlalu banyak garam (sodium) pada diet Anda. Terlalu banyak sodium pada diet Anda dapat menyebabkan tubuh Anda menahan cairan yang meningkatkan tekanan darah. 
  • Terlalu sedikit potasium pada diet Anda. Pottasium membantu menyeimbangkan jumlah dari sodium di sel Anda. Jika Anda tidak mendapat potasium yang cukup pada diet Anda atau menahan potasium, Anda bias menumpuk terlalu banyak sodium di dalam darah. 
  • Kondisi kronik tertentu. Seperti, kolestrol tinggi, diabetes, penyakit ginjal, dan “sleep apnea”. 
  • Terkadang kehamilan juga berkontribusi terhadap tekanan darah tinggi.

Adapun beberapa langkah yang dapat kita lakukan untuk mencegah dan mengobati hipertensi antara lain:
  1. Kurangi konsumsi garam dalam makanan Anda. Jika Anda sudah menderita tekanan darah tinggi sebaiknya Anda menghindari makanan yang mengandung garam. 
  2. Konsumsi makanan yang mengandung kalium, magnesium dan kalsium. Kalium, magnesium dan kalsium mampu mengurangi tekanan darah tinggi. 
  3. Kurangi minum minuman atau makanan beralkohol. Jika Anda menderita tekanan darah tinggi, sebaiknya hindari konsumsi alkohol secara berlebihan. Untuk pria yang menderita hipertensi, jumlah alkohol yang diijinkan maksimal 30 ml alkohol per hari sedangkan wanita 15 ml per hari. 
  4. Olahraga secara teratur bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Jika Anda menderita tekanan darah tinggi, pilihlah olahraga yang ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, lari santai, dan berenang. Lakukan selama 30 hingga 45 menit sehari sebanyak 3 kali seminggu. 
  5. Makan sayur dan buah yang berserat tinggi seperti sayuran hijau, pisang, tomat, wortel, melon, dan jeruk. 
  6. Jalankan terapi anti stres agar mengurangi stres dan Anda mampu mengendalikan emosi Anda. 
  7. Berhenti merokok juga berperan besar untuk mengurangi tekanan darah tinggi atau hipertensi. 
  8. Kendalikan kadar kolesterol Anda. 
  9. Kendalikan diabetes Anda. 
  10. Hindari obat yang bisa meningkatkan tekanan darah. Konsultasikan ke dokter jika Anda menerima pengobatan untuk penyakit tertentu, untuk meminta obat yang tidak meningkatkan tekanan darah.

sumber:

http://gejalapenyakitmu.blogspot.com
http://gejalahipertensi.com/
http://www.jawaban.com

Komentar