SIMULASI SIKLUS PARIWISATA BUTLER Juni 15, 2026 Dapatkan link Facebook X Pinterest Email Aplikasi Lainnya TRY OUT OSN GEOGRAFI KOTA Materi: Tourism Area Life Cycle (Butler) | Level HOTS C4-C6 | 10 Soal 1. Pada tahun 2025 pemerintah daerah membatasi jumlah wisatawan harian di sebuah geopark karena meningkatnya kerusakan jalur trekking dan konflik ruang dengan masyarakat lokal. Berdasarkan model Butler, kondisi tersebut paling tepat dianalisis sebagai indikasi fase.... A. Exploration B. Involvement C. Development D. Stagnation E. Rejuvenation 2. Sebuah destinasi mengalami pertumbuhan wisatawan yang tinggi, namun sebagian besar keuntungan ekonomi dikuasai investor eksternal. Jika dianalisis menggunakan TALC Butler, kondisi tersebut paling mencerminkan fase.... A. Exploration B. Development C. Decline D. Rejuvenation E. Stagnation 3. Beberapa destinasi dunia seperti Venice menerapkan pajak wisata pada 2024–2026. Kebijakan tersebut dapat dievaluasi sebagai upaya untuk.... A. Mempercepat fase exploration B. Meningkatkan investasi asing C. Mengurangi tekanan kapasitas dukung kawasan D. Menghilangkan wisatawan domestik E. Mempercepat fase decline 4. Jika suatu kawasan wisata telah mencapai puncak kunjungan namun masih mempertahankan jumlah wisatawan melalui promosi besar-besaran, maka fase yang paling mungkin terjadi adalah.... A. Exploration B. Involvement C. Consolidation D. Rejuvenation E. Decline 5. Seandainya Anda menjadi perencana wilayah pada destinasi yang mulai mengalami overtourism, strategi paling efektif untuk mendorong fase rejuvenation adalah.... A. Menambah hotel tanpa batas B. Menutup seluruh objek wisata C. Diversifikasi produk wisata berkelanjutan D. Menghapus regulasi lingkungan E. Mengurangi promosi digital 6. Labuan Bajo mengalami pembangunan infrastruktur besar-besaran, peningkatan investasi hotel, dan konektivitas udara yang semakin baik. Berdasarkan Butler, faktor utama yang menunjukkan fase development adalah.... A. Wisatawan masih sedikit B. Dominasi kunjungan lokal C. Investasi eksternal meningkat signifikan D. Penurunan fasilitas wisata E. Konflik sosial menurun 7. Setelah pandemi, suatu destinasi berhasil meningkatkan kunjungan melalui wisata berbasis konservasi mangrove dan carbon tourism. Dalam perspektif Butler, fenomena tersebut menunjukkan.... A. Decline B. Stagnation C. Rejuvenation D. Exploration E. Involvement 8. Jika jumlah wisatawan meningkat tetapi kualitas pengalaman wisata menurun karena kepadatan pengunjung, maka evaluasi yang paling tepat adalah.... A. Pertumbuhan wisata selalu positif B. Destinasi sedang mencapai batas kapasitas dukung C. Exploration berhasil D. Tidak ada hubungan dengan TALC E. Rejuvenation telah tercapai 9. Sebuah pulau wisata mengembangkan sistem reservasi berbasis AI untuk mengatur jumlah wisatawan harian. Inovasi ini paling tepat dipandang sebagai upaya.... A. Mempercepat decline B. Menurunkan carrying capacity C. Mengelola transisi menuju rejuvenation D. Menghilangkan wisatawan E. Mengembalikan exploration 10. Berdasarkan teori Butler dan tren pariwisata global 2023–2026, prediksi yang paling logis bagi destinasi yang gagal beradaptasi terhadap isu lingkungan dan digitalisasi adalah.... A. Rejuvenation B. Consolidation C. Exploration D. Involvement E. Decline Selesai Komentar
Komentar
Posting Komentar
Komentarlah dengan sewajarnya, gunakan bahasa yang baik dan sopan